Mahasiswa Prodi SPI Sabet Penghargaan Pada Ajang Pekan Ilmiah FAHUM ( Kamis, 9 Maret 2023)

Kamis, 9 Maret. Fakultas Adab dan Humaniora telah melangsungkan Dies Natalis Yang Ke-25 Tahun di Aula Fakultas Adab dan Humaniora, Kampus A UIN Raden Fatah Palembang.

Dibuka Langsung oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Dr. Endang Rochmiatun. Juga, dihadiri langsung oleh wakil rektor 1 Dr. Muhammad Adil, M.A dan beserta jajaran pimpinan masing-masing Fakultas yang ada di UIN Raden Fatah Palembang.

Acara tersebut juga mengumumkan pemenang dari beberapa kategori perlombaan yang telah dilakukan sejak sepekan yang lalu (1 Maret s/d 9 Maret). Adapun perlombaan yang terlah digelar pada peringatan hari lahir Fahum tersebut diantaranya, Lomba Konten Kreator dan Karya Tulis Ilmiah Tenaga Pendidik dan Mahasiswa Tingkat Nasional.

Pengumuman hari ini didapati para juara yang diantaranya, diraih oleh Mahasiswa Prodi SPI.

 

Juara 1, kategori lomba konten kreator diraih oleh Depi Apriana, Nyimas Nabilah, Marlina Anggraini, Nuriah Sinta Dewi.

Juara 2, kategori lomba Konten Kreator diraih oleh Muhammad Rizki Ramadhan, Nuraini, Furi Azhira, Rani Haziza.

 

Tak hanya ini, Kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah Tenaga Pendidik dan Mahasiswa. Dimenangkan oleh Mahasiswa Prodi SPI dan Dosen Prodi SPI dengan berhasil meraih juara 2 oleh Lia Fatona.

Perdana Tampil, Teater Sinuhun Sukses Meriahkan Harla Fakultas Adab dan HUmaniora

Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang memperingati hari lahir atau Harla Ke 25 Tahun yang diselenggarakan di Aula Fahum pada tanggal 8-9 Maret 2023.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor, LP2M, beberapa dosen serta Mahasiswa/i Fakultas Adab dan Humaniora.

Dalam memeriahkan acara ini, Fakultas Adab mengadakan berbagai lomba dan beberapa pertunjukan yang melibatkan para dosen dan mahasiswa/i Fakultas Adab.

Pada hari Kamis (9/3/2023) merupakan acara inti, salah satu komunitas mahasiswa/i SPI (Teater Sinuhun) menampilkan suatu pertunjukan yang bertema Dul Muluk Mencari Cinta.

Dialog dalam Teater Tradisional asal Palembang ini menggunakan bahasa lokal yakni bahasa Palembang sehingga para penonton dapat memahami maksud dari cerita tersebut.
Terlihat penonton sangat merasa puas dan menjadi terhibur saat menyaksikan pertunjukan tersebut.

“Pertunjukan teaternya menarik dan lucu sehingga kami yang menyaksikannya sangat terhibur “. Ujar Ali Mahasiswa SPI

“Kami berharap, teater sinuhun dapat terus berkembang dan mahasiswa spi mau ikut serta untuk mengembangkan teater sinuhun ini”. Ujar Rizky, Pemain Teater Sinuhun

KETUA PESE PRODI SPI LATIH MAHASISWA FAHUM BACA TULIS AKSARA ULU

Kegiatan Keilmuan Dapartemen Pendidikan dan Kebudayaan yang diadakan oleh DEMAF dalam rangka kajian rutin di bidang keilmuan dan kebudayaan pada Hari Selasa, tanggal 9 November 2022, Diruang BEM Fakultas Adab & Humaniora  dengan Tema “ Mengenal Dasar Aksara Ulu” .  Aksara Ulu merupakan tradisi tulis menulis sumatera bagian selatan yang berasal dari daerah huluan/ ulu sungai. Yang juga dikenal dengan aksara KA GA NGA.  Aksara Ulu ini ditulis dimedia yang berbeda-beda seperti : Bambu Utuh, Bila Bambu, Tanduk Hewan, Kaghas, Batu, Dll.

Acara ini merupakan acara perdana yang diadakan DEMAF Fakultas Adab & Humaniora. Dengan menggundang Rahmat Saputra atau lebih dengan Bamat ( Ketua Umum Komunitas Pencinta Sejarah) sebagai pemateri, beliau merupakan salah satu pakar aksara ulu yang juga tergabung dalam komunitas aksara ulu sumsel.

“Kegiatan yang diadakan oleh demaf Adab ini sangat bermanfaat bagi kalangan mahasiswa fakultas Adab terkhusus mahasiswa baru, karena ini membuka wawasan luas di bidang budaya tulis. Dengan adanya kegiatan ini para generasi yang ada di Fak Adab baru mengetahui bahwa Sumsel memiliki Aksara sendiri, ini menunjukkan kurang nya pendidikan serta pengetahuan di bidang tradisi tulis menulis.

Dan harapan saya semoga setiap instansi baik di ruang linkup akademik ataupun non akademik selalu memperhatikan budaya Lokal seperti Tulisan surat ulu ini dengan mengadakan kegiatan seminar Aksara ulu serta pelatihan penulisannya agar setiap generasi dapat mengetahui warisan dari leluhur terkhusus daerah Sumatera Selatan.” Ujar Bamat selaku pemateri di acara ini.

Acara ini dihadiri oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Adab & Humanioa dari berbagai prodi seperti Politik Islam (POLIS), Bahasa Sastra Arab (BSA) & SPI.  namun kebanyakan dari mahasiswa jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI). Bahkan Acara ini juga di hadiri langsung Oleh Irfansyah Sebagai Gubernur Mahasiswa Fakultas Adab & Humaniora.

Dengan diadakannya kegiatan kelas keilmuan ini dapat membuat  mahasiswa Fakultas Adab terkhusus mahasiswa prodi Sejarah Peradaban Islam dapat mengetahui warisan budaya tak benda (WBTB) yang berupa tulisan khas Sumsel yaitu Aksara Ulu / Surat Ulu.

“Menurut saya pelatihan aksara ulu itu bagus karena selain kita yang khusus dari prodi spi yang mempelajrinya juga bisa mengenalkan lebih luas ke prodi-Prodi  yang ada di Fakultas Adab, karena aksara ulu ini kan merupakan huruf Sumatera Selatan yang harus kita lestarikan dan dijaga biar tidak lekang oleh waktu” Ujar Intan Permatasari, Mahasiswi SPI.

“ Dengan diadakannya pelatihan ini, menurut saya ini sangat bagus. Banyak ilmu yang dapat kita ambil, dari penggenalan Huruf dasarnya, Cara menulisnya, dll. Selain itu juga dari penggenalan huruf tadi kita bisa tau bahwa ada Aksara terdahulu yang jarang orang pahami. Jika kita bisa memahami ini, itu keren banget” Ujar Marlina Mahasiswi SPI.

DUA MAHASISWI SPI IKUTI SEKOLAH LAPANGAN MUARAJAMBI 2022

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyelenggarakan Program Sekolah Lapangan yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 18-31 Juli 2022.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kawasan Cagar Budaya Nasional Muarajambi dimana difokuskan di dua Situs yaitu Kotomahligai dan Gedong I yang berada di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi.

Tujuan diselenggarakan Kegiatan ini antara lain sebagai upaya pelestarian Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) serta mempelajari KCBN Muarajambi secara ekstensi.

Peserta kegiatan Sekolah Lapangan Muarajambi berjumlah 47 peserta yang merupakan mahasiswa/i dan dosen pendamping yang berasal dari Universitas Jambi, Universitas Indonesia, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Raden Fatah Palembang, dan Institut Teknologi Bandung dengan berbagai macam program studi seperti Arkeologi, Teknik Geofisika, Biologi, Ilmu Sejarah, Sejarah Peradaban Islam dan Desain Produk.

Peserta dari prodi Sejarah Peradaban UIN Raden Fatah Palembang adalah Monik Alnisa dan Lia Fathona serta satu dosen pembimbing lapangan yaitu Ibu Fitriah, S.S., M.Hum.

Pada hari pertama, semua peserta berkumpul di KCBN MuaraJambi diberikan pembekalan mengenai substansi dan teknis Sekolah Lapangan MuaraJambi 2022. Pada sore harinya seluruh peserta menuju Desa Muara Jambi menggunakan bus yang telah disiapkan oleh panitia.

Dihari kedua, seluruh peserta melakukan observasi di Kawasan Kompleks Candi MuaraJambi. Dilanjutkan dengan Pembukaan Sekolah Lapangan MuaraJambi dan Penutupan Ekspedisi Batanghari bersama Direktur Perlindungan Kebudayaan Ibu Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP.

Pada tanggal 20 Juli 2022 seluruh peserta memulai kegiatan Sekolah Lapangan Muarajambi di situs yang telah ditentukan. Pada sore harinya para peserta berdiskusi bersama Dirjen Kebudayaan RI Bapak Hilmar Farid, Ph.D

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa terpilih menjadi peserta Sekolah Lapangan Muarajambi ini. Banyak hal yang saya dapatkan dalam kegiatan ini mulai dari pengalaman, relasi dengan teman-teman yang luar biasa serta mendapatkan pengetahuan baru di berbagai jurusan. Misalnya kami dapat mengetahui bagaimana cara melakukan tahapan-tahapan dalam penelitian Arkeologi mulai dari ekskavasi, pengambaran, penanganan temuan dan dokumentasi. Selain itu kami juga mengetahui bagaimana cara menggunakan alat resistivy meter untuk pengambilan data Geofisika di Menapo Sungai Melayu. Harapan saya semoga program ini tetap diselenggarakan karena banyak memberikan manfaat dan dampak positif terutama bagi kalangan mahasiswa.” ujar Monik mahasiswa SPI UIN Rafa

Pada pekan kedua Peserta Sekolah Lapangan Muarajambi prodi Sejarah UNJA, prodi SPI UIN, prodi Desain Produk melakukan wawancara dengan masyarakat sekitar kawasan.

“Alhamdulillah saya bersyukur dapat mengikuti program Sekolah Lapangan Muarajambi ini, karena program ini memberikan banyak insights baru kepada saya, salah satunya mengenai moderasi beragama yang tinggi di desa Muara Jambi dimana penduduk di desa 100 persen beragama Islam, meskipun terdapat peninggalan agama Buddha. Saya juga berharap agar Sekolah Lapangan Muarajambi terus dilaksanakan lagi kedepannya” ujar Lia, mahasiswi SPI UIN Rafa

Aktivitas sehari-hari para Peserta Sekolah Lapangan Muarajambi terekam dalam Log Book harian yang wajib diisi setiap hari.